Minggu, 15 Mei 2016

__________

Aku ini siapa ?
Minta dimengerti, diperhatikan tapi..
tak ada yang peduli dengan ku

Aku ini siapa ?
Minta disayang dijadikan sesuatu yang spesial, padahal...
aku nggak pernah dianggap ada disini.

Aku selalu dan selalu
ingin merasakan rasanya disayang tapi ...
entah mengapa aku selalu menjadi yang terbuang,
tempat mereka meluapkan emosi mereka yang tertahankan

Bahagia untukku adalah saat aku berada ditengah-tengah mereka
walaupun aku tak dianggap ada

Peristiwa beberapa puluh tahun yang lalu selalu melintas diingatanku saat aku merasa terasingkan
peristiwa ini adalah peristiwa yang sangat amat melukai hati kecilku hingga sekarang dan luka itu masih tetap terbuka hingga saat ini.

'Pllaaakkk !!!!!'
suara dari tamparan itu, keadaan dari tempat itu, bahkan ekspresi dari orang-orang yang melihatnya
aku tak bisa melupakannya ..
dihadapan halayak ramai tangan itu menamparku, orang itu mengatakan aku tak pernah bisa melakukan sesuatu dengan benar.
tak seorangpun yang membelaku, memeluk ataupun marah terhadap orang itu..
aku terluka, didalam ingatan ini hatiku masih bisa merasakan rasa sakit saat itu bahkan kata-kata yang diucapkan orang yang slalu menjadi kebanggaannya itu masih terngiang dikepalaku.

'ANAK PUNGUT !!!!!'
saat kata-kata itu keluar dari bibirnya ...
aku hanya bisa menangis dan berharap aku tak pernah ada.

Bahkan aku akhir akhir ini aku bermimpi aku diusir dan aku tak diinginkan dimanapun.
Aku tidur dipelataran toko pinggir jalan, Aku pulang kerumah kerabatku mereka meminta uang sewa untuk biaya aku menginap dirumahnya satu hari 50ribu itu mereka katakan.
Aku pergi kerumah adik almarhum nenekku dan aku disana hanya menumpang tidur, saat pagi hari aku mengepel rumah mencuci baju memasak semua urusan dirumah itu aku kerjakan hingga siang hari. Saat siang hari aku pergi dan beralasan ingin mengurus urusanku yang tak jauh dari sana.
Padahal aku datang ke warung makan dan meminta pekerjaan kepada pemilik warung dengan bayaran makan siang untukku sendiri. Selama 2 minggu rutinitasku seperti ini, dan adik nenekku mulai curiga, akupun beralasan pulang kerumah kepadanya, tapi aku tidak pulang aku tidur di bangunan yang belum selesai dibawah rumahnya selama 2 minggu. Dan akupun pergi dengaan tujuan yang tak pasti. aku tidak punya uang, aku tak memiliki apapun saat itu.
aku hanya berjalan dan berjalan ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar